Kenapa Hiu

Ini adalah pertanyaan yang selalu ditanyakan, dan saya yakin kebamnyakan dari pembaca pada blog ini adalah pecinta ikan hiu, apakah semuanya berpikir sama seperti itu? Bagaimana orang berani mempertanyakan itu kepada mahkluk yang paling mengagumkan, benerkan? Yups sayangnya masih banyak orang-orang percaya bahwa ikan hiu itu adalah berbahaya, pemarah, mesin pemakan daging dan lainnya. Ini buat saya, dibutuhkan suatu alasan yang cukup kuat untuk menunjukan obsesi kamu. Mereka yang mempunya pemikiran negative harus diubah. Saya mencoba untuk tidak membias terlalu banyak tentang kenyataan dan teori, tapi disini lah kita mulai.

RobAllen_Blacktip_

Meskipun Hiu selalu dianggap sebagai pemakan manusia, tetapi perlu diketahui bahwa gigitan Hiu itu sangat langkah atau jarang terjadi. Gigitan Hiu terjadi rata-rata 85 kali per tahun diseluruh dunia dan rata-rata paling fatal adalah berjumlah 7 gigitan. Mari kita tempatkan itu dalam sebuah perspektif. Pada saat ini ada lebih dari 7 miliar jumlah populasi manusia yang tersebar di seluruh benua yang dikelilingi oleh launtan dan samudra. Banyak dari kita yang menghabiskan waktu atau berada di sekitar tepian laut yang sering dilewati oleh Hiu. Dan jika di hitung secara staristik, jumlah itu lebih besar dari jumlah gigitan yang terjadi di setiap tahunnya, jadi mengapa hiu dianggap sebagai hewan yang ganas? Saya yakin segala sesuatu itu ada resikonya, bahkan dimana saja kapan saja semua ada resikonya. Tapi mengapa Hiu menggigit anda? itu pasti ada penyebabnya, mungkin mereka merasa takut, penasaran atau bahkan terancam. Sama seperti Gajah, sapi, panggangan, mesin pemotong, bahkan sampai makanan itu kebanyakan hal-hal yang membunuh manusia bahkan lebih dari ribuan dan jutaan kejadian dari pada mati karena gigitan Hiu

Hal lain yang perlu dibahas adalah istilah “serangan Hiu. Salah satu kandidat PHD Christopher Neff, telah mengeksplorasi istilah dan telah mengakuinya. Hal ini sangat menyesatkan karena mesberikan suatu informasi dan gagasan yang kurang tepat tentang Hiu adalah bener-bener berbahaya. Bahkan digambarkan dalam suatu kejadian dimana tidak ada kontak fisik antara manusia dan Hiu. Hal iini juga memberikan kesan bahwa Hiu menggigit secara membabi buta dan tidak masuk akal. Digambarkan seperi seorang pembunuh akan mengeksekusi korbannya yang tidak bisa berbuat apa-apa. Seperti yang disebutkan ini adalah sebuah alasan, dibutuhkan sebuah penelitian lebih untuk menjelasakan semua masalah ini. Anda bisa baca dari bahasan yang dibahas oleh Christoper di Christoper research paper atau menonton video dari bahasan dia dengan judi “rogue shark” pada youtube.

Saya ingin berbagi dengan anda melalui beberapa video yang lebih menekankan dalam upaya untuk mencoba dan membentuk persepsi tentang hiu pada saat ini, kepada siapa saja yang tidak menyadari hal ini. Sekarang ingatlah tidak ada satu sangkalan bahwa selalu ada resiko pada saat melakukan penyelaman dengan Hiu, dan tidak ada satupun orang didunia ini pernah melakukan penyelaman tersebut tanpa sama sekali nasehat dari seorang profesinal atau bahkan pengawas

Hiu putih yang besar adalah yang paling di takuti oleh semua orang dan yang paling sering temukan oleh manusia pada saar mereka melakukan penyelaman dengan menggunakan kandang anti Hiu. Saya mendapatkan banyak kesan dan pengetahuan dari banyak orang yang telah melakukan kegiatan tersebut. Mereka mengatakan bahwa ini adalah salah satu caranya untuk bisa tetap berada dekat dengan Hiu-hiu tersebut. Ini terlihat mereka menggunakan kandang untuk alasan keselamatan semata-mata dibandingan dengan sebuah kebutuhan. Menyelam pada perairan terbuka atau tanpa perlindungan dengan Hiu putih sebenarnya lebih terasa hubungan antara keduanya. Mereka akan terlihat sebgai mahkluk yang pemalu seperti seekor tikus. Ini ada cuplikan dari Pelagic Life dimana menunjukan betapa indahnya pertemuan tersebut Bahkan ini menunjukan beberapa cuplikan tentang berenang bersama Hiu tanpa kadang dan tanpa perlindungan sama sekali, cuplikan ini kelihatan tidak masuk akal, tapi inilah kenyataan

Pada akhirnya saya akan menunjukan sebuah contoh kalau saya percaya pada keganasan akan Hiu. Setelah mempelajari ilmu pengetahuan, saya lebih sering berpikir jauh akan dari sebuah ide tentang “antropomorfik” yang menerapkan hubungan emosi antara manusia dengan hewan lainnya, tapi guru yang mengajarkan prilaku ekologi sering mengatakan apa lagi yang harus kita pikirkan ketika semua yang sudah kita tahu itu dapat kita terapkan pada saat kita berhubungan langsung. Ini ada sebuah video yang mungkin telah anda saksikan, Hiu bertidak dengan jinak, berenang menuju para penyelam dengan rasa penasaran dan menempel pada penyelam. Adegan ini akan membawa kita untuk percaya bahwa mungkin mereka menikmatin interasi ini

Hal kedua yang mendorong saya untuk berbagi pengtahuan ini adalah mengapa Hiu membutuhkan bantuan kita. Saya benci akan pembicaraan sebuah fakta yang digunakan oleh Shark Aid UK sebelum pada social media kita dan lainnya, tapi saya kan mencoba dan membagikan ke semua orang tentang sesuatu yang mereka anggap sebuah ancaman disini. Mudah-mudahan ada seuatu info yang segar disini untuk anda semua di suatu tempat

“Sirip Hiu” ini adalah ancaman terbesar yang dihadapi oleh Hiu. Ini berlaku untuk semua spesis Hiu tanpa terkecuali, dan ini terjadi secara global, dan sekarang terdapat permintaan yang sagat besar akan sirip ikan Hiu untuk dijadikan stock dalam pembuatan sup sirip ikan Hiu.

Penangkapan secara secara berlebihan dengan cara yang salah menyebabkan banyak masalah. Methode penangkapan seperti hanya menggunakan pukat harimau tidak saja menangkap ikan yang ditargetkan, tetapi juga menangkap ribuah hiu, lumba-lumna, kura-kura, burung laun dan banyak lagi. Selanjutnya dikarenakan berkurangnya pasokan ikan yang dikarenakan oleh penangkapan yang berlebihan maka Hiu-Hiu tersebut harus beradaptasi algi di tempat yang baru menyesuaikan prilaku makan di tempat baru tersebut proses ini memakan waktu yang cukup lama dan sebagian dari mereka akan mati kelaparan karena susah untuk beradaptasi. Peralatan yang diguanakan pada cara ini sangatlah merusak habitat laut dan daerah sekitar. Hiu juga bisa terjerat sampai dengan infeksi karena terjadi gesekan ataran jaring dengan kulit mereka.
Selain itu sistem pukat harimau juga mengambil sedimen dan merusak karang yang merupakan pendukung kehidupan dibawah laut termasuk tempat berlindung para Hiu

Sebagai konsekuensi langsung dari perssepsi buruk Hiu, mereka sering tertangkap dalam jaring Hiu pada garis lepas lautan yang sudah dipasang perangkap jaring pada pantai lepas Australia dan Afrika Selatan. Awalnya tujuan pemasangan ini adalah untuk mengurangi jumlah serangan yang dilakukan Hiu. Tetapi sekarang efektivitasnya harus dipertanyakan.

Sering juga terjadi pembahasan di pemerintahan Australia tentang pengendalian hama. Hiu dianggap sebagai hama yang sangat berbahaya dan harus du kendalikan. Tetapi cara atau metode dari pengendalian tersebut yang salah. Karena dapat membunuh lebih banyak Hiu-Hiu yang ada. Semua ini dilakukan dengan alasan keselaman manusia di lepas pantai. Asosiasi pemburu Hiu juga harus mempertanggung jawabkan prilaku mereka yang lebih menekankan pemberian hadiah kepada siapa saja yang menjadi anggota dan berhasil membunuh Hiu terbesar dan terberat pada group mereka.